Senin, 23 Januari 2023

 

PERGOLAKAN DALAM MENGGALI MISI HIDUP

Bagi saya menemukan misi hidup sangatlah syulit, ibarat pepatah bagaikan mencari jarum dalam Jerami. Untuk itu selama beberapa hari terakhir saya mencoba menyelami lebih jauh lebih dalam hikmah dari  hidup dan nafas yang telah Allah anugerahi kepada diri ini.

Saya adalah orang yang nyaman ketika bergaul dengan orang yang 1 circle pekerjaan, minat dan hobi, dengan orang yang dunianya tidak terlalu jauh berbeda dengan dunia saya dan dengan orang yang pendidikan di bawah atau setara dengan saya.

Saya adalah orang yang peduli dengan orang lain, suka memikirkan hidup sulitnya orang lain sulit krn masalah pekerjaan, percintaan dan juga finansial. Karena saya senang mendengarkan orang lain bercerita/curhat tentang masalah hidupnya kepada saya, jadi saya terbawa dengan ceritanya hingga kadang saya ikut memikirkannya dan berusaha sekali ingin memberikan solusi walaupun dengan keterbatasan yang saya miliki.

Saya adalah orang yang apabila menginginkan sesuatu harus bisa saya dapatkan, terutama masalah barang berwarna pink dan juga jalan-jalan.

Saya adalah orang yang sangat menikmati ketika saya beres-beres dan bersih-bersih rumah. Membersihkan dan menata ruang ala Marie Kondo adalah kesukaan dan minat saya meskipun mungkin orang lain melihatnya berlebihan karena saya hampir semua punya alat kebersihan dari yang tradisional konvensional tanpa teknologi sampai yang berteknologi. Tidak punya 1 tapi bisa lebih karena rasa penasaran saya ingin membandingkan tingkat keefektifannya .

Saya adalah orang yang sangat enjoy dengan pekerjaan saya yang sekarang. Dimana saya bisa memimpin, mengatur dan mengelola segalanya, membuat dan menciptakan sebuah sistem sehingga saya sangat menantikan hari-hari saya dengan penuh semangat untuk bekerja yang hanya seminggu 2 kali ini 😊.

Saya adalah penyuka kegiatan yang berbau lingkungan, untuk itu saya aktif  menjadi pengurus Bank Sampah Orchid di perumahan tempat saya inggal. 

Dan saya adalah catlover. Saya merawat 7 anak berbulu berkaki 4.

Di atas adalah sekelumit deskripsi saya sebagai seorang Istainah Anggraini. Demi menggali potensi dan menemukan misi hidup, saya mencoba membuat prolog (basa-basi) yang mungkin membuat orang yang membacanya bosan namun bagi saya ini adalah sebuah pengantar dimana saya bisa lebih luwes berpikir, menggali dan menghidupkan misi hidup saya yang sesungguhnya.

Ketika saya memikirkan misi hidup sepanjang hidup saya, yang muncul di kepala adalah Saya ingin membahagiakan suami, orang tua, mertua dan kerluarga terdekat dengan dan atau tanpa buah hati. Saya yakin semua orang termasuk semua orang-orang dalam support system hidup saya sangat mendambakan hadirnya anak dalam kehidupan keluarga kecil saya dan hal tersebut pastinya akan menambah kebahagiaan bagi semuanya tak terkecuali diri saya pribadi. Saya tidak pesimis tapi saya mencoba realistis dimana di umur saya yang tahun ini menginjak kepala 4 saya akan memfokuskan diri dengan memberi rasa bahagia kepada mereka dengan cara selain dari memberikan mereka cucu, keponakan atau sepupu. Mencoba selalu ada dan hadir ketika mereka membutuhkan bantuan merupakan usaha saya membahagiakan mereka yang mungkin selama ini masih banyak kurangnya waktu saya untuk mereka. Kemudian, memberikan perhatian kasih sayang yang tulus khususnya dalam merawat orang tua dan mertua saya yang sudah lanjut usia juga menjadi fokus misi saya.

Selanjutnya misi hidup saya selama 5-10 tahun ke depan adalah terus mendampingi suami dalam karirnya tanpa mengeluh. Berusaha untuk tetap setia, hadir selalu mendampinginya bertugas meskipun ke tempat yang kurang nyaman sekalipun. Karena sebelumnya saya suka pilih-pilih tempat, yang daerahnya bersih, indah dan strategis saya akan dengan senang hati ikut suami, tapi bisa ditebak kalau tempatnya sebaliknya . Selain itu dalam pekerjaan saya ingin mengembangkan klinik di mana saya bekerja dengan membuatnya tetap bertahan dan lebih maju kedepannya dan menjadi pimpinan yang bijaksana dalam mengambil setiap keputusan. Tidak lagi dengan emosi dan pilih kasih karena kedekatan secara personal.

Lalu apakah misi saya dalam setahun ke depan?. Memaafkan seseorang, dapat mengontrol emosi dan menjadi pribadi yang lebih sabar dan ikhlas adalah prioritas saya yang akan jadikan misi hidup saya. Belakangan saya merasa emosi saya sering tidak terkontrol. Tetapi mulai sekarangsaya katakan dengan tegas bahwa saya menerima dengan ikhlas segala perlakuan tidak menyenangkan yang pernah saya alami beberapa tahun yang lalu. Sehingga dengan demikian saya akan lebih mudah mewujudkan misi tersebut. Bismillah wa biidznillah Insya Allah.

And the last setelah beberapa minggu saya mengikuti komunitas Permata Hati ini saya memiliki misi yang mungkin menjadi misi kebanyakan yang lain yaitu menjadi pribadi yang lebih baik, lebih ikhlas dan lebih bahagia dan tentunya bisa bermanfaat dengan menularkannya vibrasi positif ini ke orang lain.

Alhamdulillah lega rasanya, bisa menyelesaikan dan menemukan misi dalam hidup saya. Semoga hidup saya ke depannya menjadi lebih baik dan lebih terarah. Aamiin yaa Allah.

 

#permatahati

#energicintakeluarga

#jurnalhati

#challegepermatahati

#menggalimisihidup

 

Kamis, 25 Januari 2018

Back to Activity (ditulis sejak 23 November 2015 :p)

Setelah sekian lama ga menulis rasanya jari jemari menjadi kaku, berbahasa jadi kelu apa yang ingin ditulis seakan buntu, tsaaahh...
Sejak terakhir kali posting blog 2 tahun silam...sudah terlalu banyak cerita terekam dan berserakan di otak. Kadang muncul dalam ingatan kadang juga terlupakan. Hhmmm... sebenernya sayang kalau sampai terlewatkan karena cerita - cerita yang ditulis di blog ku ini akan menjadi sejarah hidup yang nantinya bisa dipelajari oleh anak cucu #hallah, saking sekian lamanya berteman ngobrol dgn tembok (baca : saking sering dan lamanya ditinggal 'si teman hidup' belajar kelompok waktu nguli S2 di Bandung). Wkwkwk....
Bertolak ke pertengahan tahun 2013 ada hal yang kemudian mengubah hidupku yang awalnya menjadi emak-emak muda rumahan kembali menjadi wanita (sok) karir. Yup... karena mulai saat itu aku mulai kembali mempunyai kegiatan rutin di luar rumah.
Sebenarnya... yang aku butuhkan bukan pekerjaan atau penghasilannya, htapi lebih kepada sosialisasi dan eksistensi bukan ambisi (tjakeep.. ).
Aku rasa satu tahun cukup untuk mengistirahatkan diri. Minggir sejenak untuk merefresh otak dan meluweskan otot.
Kembali terjun ke dunia kesehatan sama sekali ga kebayang lagi sebenarnya. Sejak 6 tahun lalu pernah menyibukkan diri di sebuah klinik baru dengan penuh totalitas tanpa batas. Full off loyality aku rasa cukup. Apalagi yaa... ga hanya malam tapi pagi, siang juga sore kerap gentayangan di klinik yang sebut saja namanya 'Itu' :) untuk urusan pekerjaan pastinya. Dan sampai pada akhirnya 'Aku menyerah' (lambai tangan dadah...dadah sambil nyanyi Sayonara). Aku resign.
Sejatinya aku pengen balik ngajar, cuap2 di depan murid2 TK. Tapi rasanya ga cukup PD lagi seperti dulu. Butuh asahan yang kuat dan sampe detik ini juga belom juga nemu kesempatannya untuk ngasah kemampuan mengajar.
Hingga pada akhirnya demi sebuah kegiatan ke luar rumah, demi membuka pergaulan luas dan demi ga diam apa adanya di rumah, tanpa menunda lagi aku mendedikasikan diriku menjadi operator klinik umum.
Demikianlah... untuk saat ini rasanya takdir berkata.

Selasa, 04 Juni 2013

Semoga...

Hari-hari itu sebenernya tak ada beda, mau senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu ataupun ahad semuanya sama. Mau hari ini, kemarin atau besok. Bedanya adalah cara kita menjalani hari-hari itu. Apakah lebih banyak diisi oleh amal sholeh atau amal buruk atau seimbang diantara keduanya.

Termasuk ketika kita mengulang tahun kelahiran, sejatinya si sama saja dengan hari-hari lain. Bedanya hanya pada hitungan matematikanya bahwa jatah hidup telah berkurang, walaupun secara logika jumlah usia bertambah banyak. Ya Allah semoga di sisa usiaku ini banyak hal-hal bermanfaat untuk diri ini, suami, orang tua, keluarga, teman, masyarakat dan lingkungan pada umumnya.

Terimakasih ya Allah, yang telah memberi aku hidup dan kehidupan dengan berbagai limpahan anugerah. Sujud syukurku atas nikmat yang telah kau curahkan pada diri ini.
Dan terima kasih ku atas gelombang doa2 penuh cinta yang terpanjatkan atasku, semoga doa2 tersebut menembus langit menyapa Allah langsung. Doa yang sama juga kupanjatkan untuk semua para pendoa2 untukku di hari ini. Semoga Allah mengijabahnya. Aamiin.

Tak ada harapan dan doa yang istimewa pada hari ini. Karena semuanya sama kupanjatkan pada hari-hari biasa. Allah telah tau itu :)

Semoga...semoga...mudah2an... aamiin

Rabu, 24 April 2013

BANDUNG dalam KENANGAN

Sekarang sudah 7 bulan 25 hari. Dua hari sejak Lela, sohib SMA yang tadinya di Bandung juga sudah kembali ke kampung halamannya tercinta. Yup, tubel suaminya udah hampir kelar. Kesepian dan kesendirian sih udah biasa, yang amat sangat kehilangan adalah teman temu bete, teman curcol bersama, teman senasib. Merantau sementara menemani suami menjemput masa depan. Seperti sekarang ini  bingung harus melakukan apa?. Entahlah seperti kehilangan gairah melewati hari-hari di sini yang Insya Allah tinggal 2 bulan lagi.

Ada indahnya tinggal di Bandung dan juga senepnya, ada senengnya juga ada sedihnya, ada nyamannya juga ada betenya. Pokoknya semua 1 paket. Menceritakan tentang kehidupan di Bandung ini maksudnya ketika nanti sudah kembali ga tinggal di sini lagi akan ada kenangan yang tetap tersimpan di memori otak ini. Bagaimanapun ceritanya,ini telah menjadi bagian kisah hidupku. Aseekk :)).

Siapa sangka kami, aku dan Hendrakun bisa terdampar di sini, melewati banyak pagi dengan udara yang dingin. Hendrakun yang alergi dingin harus bermeler2 dan ber-bersin2 ria di hampir setiap pagi. Selimut tebal bed cover mendadak akrab di malam hari. Cucian ga penuh2, akibat dari ga sering berganti baju karena keringat yang membanjir. Adaptasi yang lumayan sulit tapi it's not a big problem for us.

Sabtu n minggu di sini tiba2 menjadi ke-bete-an yang mendakam. Macet di setiap jalan. Seolah2 populasi warga Bandung pada 2 hari itu tiba2 membengkak. Banyak EO yang hobi bikin event di kota ini. Hampir tiap minggu ada acara festival budaya, musik, pameran,event2 komunitas tertentu... yeuh semua aya di dieu. Buat daku hal begituan kurang menarik, kecuali Bandung punya udara yang sejuk dan kalau kemana2 dekat. Hehe...ini si karena kami ngontrak di Dipatiukur yang bisa dibilang aga ngKota. Sebenernya ini 1 alasan yang aku bilang nyamannya di sini. Kemana-mana deket, ke pasar, mal, kantor pos, bank, taman kota, tempat makan, sarana olah raga, tempat rekreasi, dll. Oia 1 lagi, banyak tempat kuliner2 yang unik, asik, murah meriah dan tapi ga pake menci yaa... hihi.

Yang bikin bete aduhay n membosankannya dari kota ini adalah transportasinya yang bikin rungsing, njelimet, mumet, joss beud deh joss gandoss mledos-mledos (saking udah ga bisa dibahasain lagi kesemrawutannya menurutku).
Iya, angkot Bandung itu jarang yang PP melewati jalur yang sama. Pergi lewat sini pulang separo lewat sini separo lagi lewat sana atau malah muter jadi pulang pergi ga lewat jalur yang sama. Dan jalan-jalannya pun sangat tidak sopan, kebanyakan searah. Jagankan orang baru, orang yang udah 7 bulan menetap di Bandung pun masih aja nyasar. Itulah kami :p .

Bandung itu kota mode, fashion style, kota kuliner, kota wisata, kota budaya. Paris van Java katenyee. Tapi aku tetep merasa ga nyaman tinggal di sini. Hmm... mungkin I'ts b'cos not my hometown. Yang aku tau dinginnya Bandung saat musim hujan bisa menulari tembok, piring makan, gelas, dan airnya (udara yang dingin menyebabkan benda apapun menjadi dingin). Yang setiap hari tukang jajanan 24 jam nonstop lewat depan kontrakan ga berenti2. Kalau dihitung ada kalii lebih dari 15 pedagang keliling every day ngiderr. Mulai dari tukang somay, batagor, bakso cuankie, bakso biasa, cakueh, rujak, nutri jel, susu murni, ice cream cincau,tahu bandung, tahu-tempe lembang, jagung rebus, bubur sumsum, ice cream Diamond, nasi goreng dan tukang sate. Dan yang baru launching bulan lalu itu tukang bajigur bandrek. Selain itu ada juga tukang2 non-makanan, ada tukang ember, tukang sapu, sol sepatu, tukang patri, tukang rongsokan sampe tukang gas keliling. Dan beberapa diantaranya bisa 2-3 kali lewat bolak balik. Aku yang mendengarnya mereka lewat aja capek. Capek menahan rasa ingin jajan hehehe....

Dan taukah kau temans beberapa dari para tukang2 itu berkeliling menawarkan dagangan mereka dengan cara yang khas??. kaya tukang cakueh, cara nawarinnya : 'ooo... dading, ooo dading???'. Kalo tukang gas yang subhanallah si bapak tukang jualan membawa 5-6 bahkan lebih gas 3kg di gerobaknya (berat beud ga seeeh?) setiap pagi sekitar jam 6.30 dan cara nawariinya : 'gaaaa...gaaaa...'. aku rasa si huruf 'S'nya terlalu ga jelas jadi buat orang baru pertama dengar pasti langsung melongok 'tukang apaan si?'.
Lain lagi tukang sate malem2. Si abang ini kreatif beuuud. Kalo lewat teriak 'sateeeee cintaku 2x....sateeeee sayangku' ????? #sampe sekarang aku ga pernah mengerti maksudnya. Dan juga tukang bajigur bandrek yang sangat unik, di gerobaknya ada sound sistem dengan lampu disko berwarna warni, diiringi musik dangdut yang entahlah seperti jenis musik dangdut Koplo yang di selipkan suara rekaman suara abangnya yang menawarkan produknya 'bajigur..bajigur..bandrek..bandrek..dan dengan suara tambahan jeritan melengking yang sedikit tertahan 'Wuuiiii'. Sudahlah aku bingung mendeskripsikannya, pasti juga temans yang membaca ga bisa membayangkannya gimana?....

Bandung.. . kau akan tetap menjadi kenangan buat kami. Kota yang kurang lebih 1.5 tahun bersama2 dengan kami. Kalau mau flashback ke Agustus 2012 lalu, rasanya baru kemarin kami pindah. Dengan beberapa persoalan adaptasi di kota ini. Dan bagiku inilah kondisi sebenarnya menjadi ibu rumah tangga 'beneran' yang hanya bekerja di rumah dan menunggu suami pulang. Mengisi dengan berbagai macam kegiatan, mulai dari yang bermanfaat, setengah bermanfaat sampai yang mungkin sedikit kurang bermanfaat :).

Yang bermanfaat itu pasti udah ketebak lah. Rutinitas harian ibu rt. Masak, nyuci, nggosok, nyuci piring, beres-beres deh judulnya. Mulai dari beres-beres rumah sampe beres2 makanan. Haha... di sini jarang ada cemilan deng. lupa, karena budget hidup yang terbatas n ada 1 lagi... yaitu silaturahim ke rumah temen SMA yang senasib juga atau menghadiri 'Lingkaran Cinta' or pergi ke Sekolah Ibu. Sekolahnyanya ibu2. Walaupun di sana cuma liat2 aja sambil terkagum2. Karena apa daya kegiatannya berhubungan dengan jarum n benang yang aku sendiri kurang bersahabat dengan mereka :).
Nah kalo kerjaan yang setengah bermanfaat itu seperti ngenet, browsing resep masakan, browsing berita nasional internasional, ngeblog #kaya sekarang ini :). Tapi kalo kegiatan2 ini bisa di bilang jarang beuuuud. Karena sarananya kan harus berbagi dengan Mr. Hendrakun yang sehari-hari menimba air... eh menimba ilmu di Jalan Ganesha Bandung. Kegiatan ini setengah manfaat karena kalo udah ngenet lupa ngerjain kerjaan yang lebih bermanfaat. Kaya sekarang ni, dari pagi sampe dzuhur nii belum bebenah n masak :p.

And then kegiatan yang sedikit kurang bermanfaat itu adalah kaya' ngisi TTS, maen game, nelponin orang2 pake pulsa gratisan or bbm-an :(. Itu sih biasanya kalo semua kerjaan yang bermanfaat itu udah kelar dikerjain.Daaaannn yang terbaru adalah menonton film atau drama2 Korea yang dvd nya boleh dipinjemin sama temannya si teman hidupku. : Jeng Nurika Lestari Waspada yang sangat baik sekali :). Oh iya kenapa aku bilang kegiatan itu sedikit kurang manfaat? karena eh karena mungkin ya dari pada molor, ngerumpi dan bengong???. Hehehe....ngeles deh.

Itulah.... itulah ceritaku, aku dengan segala hal yang mengisi hari2ku selama di Bandung. Tak terasa (pengennya) 2 bulan lagi kami akan move on lagi. berpijak kembali di bumi Cibinong, our lovely hometown ^^
Aamiin....

Sabtu, 19 Januari 2013

Playin' With those Little Gals v^^

Susahnya mencari inspirasi di detik-detik terakhir, antara menjelang lebaran, kesibukkan pada saat lebaran, dilanjut packing barang sebelum kami pindah ke Bandung.

Daan tadaaaaa.....
Yup, sekarang kami sudah tinggal di Bandung. Sudah 5 bulan sejak September 2012. Sebelumnya aku udah lama mau update ni blog tapi belum juga kesampaian. And then this is the time. Ba'da shubuh di pekan pertama September ;)

Aku cuma ingin berbagi kisah tentang ketiga keponakan-keponakanku yang unyu2 ^^ dan teman kecilku yang imut. Kebersamaan dengan mereka lah yang kini belum bisa aku rasakan lagi. Kalo inget moment2nya so sweet #kiss and big hug for them.

Mulai dari keponakanku yang gembil, imut n lucuuuu bangeuud. Lahir cesar, Sikla Haq Aulia Rahman. Usianya 2.5th. Anaknya supel, lucu, pintar tapi kadang2 galak. Kalo panggil aku Tatan #anehhg. Hampir semua makanan dan minuman dia suka. Yang ga suka paling candil (kolak bulet2 dari ubi) sama minuman soda (kalo soda dia ga mau karena kalo dikasih selalu bilang 'agigit' artinya lidahnya seperti berasa digigit :p). Hobinya nyanyi, walaupun kadang suka nyanyi asal2an.
Setiap ketemu Sikla selalu nanya Tatan kepain? atau nanya my Mr.Hendrakun, Om kepain?, Heheh...


Kalo sosok mungil yang ini, adik dan teman. Namanya Karima Putri Rabbani, 7th. Sama dengan Sikla, Karima juga dilahirkan secara cesar. Sejak umur 3bln dia udah meramaikan keluarga kami. Walaupun usianya terpaut 4th dengan Sikla tapi kalo diliat mereka berdua seperti sebaya (ini masalah berat badan,hehe). Anaknya cerewet sangat, cerdas dan sedikit keras kepala. kalo Karima, setauku suka semua makanan. Walaupun makannya banyak tapi badannya segitu2 aja. Kalo lagi main sama temen2nya sukanya ngatur2, walaupun masih kecil jiwa kepemimpinannya udah mulai telihat dari situ.Karima juga bocah hightech, mulai umur 2th dia udah gape sama barang2 teknologi. Segala Hp berbagai tipe dan model, PC, laptop, printer, kamera de el el. Bahkan terkadang Karima suka ngajarin Bapak untuk mengoperasikan barang2 tersebut #Wew :p


Hobi kami bertiga adalah naik odong-odong,hahaha :D

lagi naik odong-odong ceria :D

Lain lagi keponakanku dari my hubby. Dua orang dan lagi2 perempuan.
Yang pertama Rahma Azizah. Seumur dengan Karima. anaknya pintar, penurut, girly, baik hati dan dewasa daripada anak-anak seusianya. Azizah sosok anak perempuan banged. She is so nice. Suka berbagi dan cinta damai. Lebih suka mengalah daripada ribut dengan adik atau temannya. Kalau aku perhatikan dia hampir tidak pernah merengek or ngambek untuk meminta hal-hal yang dia inginkan. Azizah cukup bisa bersabar. Sosoknya juga penyayang dan ngemong dengan adiknya yang justru kecil-kecil tapi galak V^^. Maaf yaa Zah, tante masih punya utang sama Zizah. Sebuah buku cerita yang hanya baru bisa kujanjikan :(

The last girl is Rania Nur Aini, dia lahir di tanggal yang sama denganku (4 Juni) tapi berbeda 26 tahun, haahh ^o^. Anak kecil yang 1 ini di anugerahi Allah 2 buah lesung pipit. Lucu. Cerewet dan sedikit galak. Tapi biar begitu tetap baik hatinya. Nur panggilannya, akan menangis kalau dicuekin. Misalnya kami sedang kumpul dan ngobrol2. Dan dia tanpa sengaja diacuhkan. Maka dengan tiba-tiba dan sukarela dia akan menangis kenceng. Dan kalau ditanya Nur kenapa ?, pasti jawabannya yang aneh dan di buat2. Misalnya, mau main di luar rumah padahal udah mendung banget atau sedang ujan :p.


Hhhmm, menuliskan tentang mereka membuatku rindu setengah mati. Kini untuk sementara kami terpisah jarak. Hanya bisa memandangi foto2nya dan menikmati lucu video betapa menggemaskannya mereka.
Truly madly deeply love n miss them...
 
Check these out their action >,^








Jumat, 17 Agustus 2012

R4m4dh4n 1433 H

Masih di bulan Ramadhan...
Ramadhan ke 2 bersama Mr. Hendrakun dan kami masih berdua :)
Ramadhan yang tentu aja aku berharap dapat menjumpainya lagi di tahun depan.
Mudah-mudahan... aamiin.

Ramadhan kali ini bener-bener tanpa hujan cuma panas yang ada.
Bagaimanapun tetap harus disyukuri karena masih diberi kesempatan menempa diri ini
untuk menjadi someone yang lebih baik lagi. Aamiin.
Ramadhan pertama di rumah tanpa disibukkan dengan kerjaan kantor, karena eike sudah resign boo.... :)
Melewati waktu2nya adalah kenikmatan tersendiri. Nyamannya ibadah sepenuh jiwa raga. Tidak dengan waktu-waktu sisa karena terbagi waktu bekerja. Ibarat orang bawa Toyota Alphard lewat pasar cibinong pada saat ngabuburit sore hari, macet, padat merayap, ga tenang takut bodynya yang lux itu kesenggol motor or angkot  #waswas khawatir sangat :(

Momen puasa seperti ini benar-benar yang kunantikan...
Dimana di bulan lain kita ga akan nemuin yang namanya sholat taraweh, mengkhatamkan Qur'an, ngabuburit, bukber (buka bersama), kolang kaling, sop buah, kolak, sahur sampe mudik ... mendadak jadi populer di jagat Indonesia. Ga terasa Ramadhan sehari lagi.
Ketenangan paginya akan lenyap, kesyahduan malamnya akan segera berganti. Sedih rasanya.
Kalau waktu aku kecil, makna ramadhan hanya karena waktunya libur, waktunya bisa main kembang api, waktunya lebaran dan bisa punya uang recehan yang banyak juga baju baru. Tapi menjalaninya sungguh teramat berat sekali. Mungkin kadang menjalaninya dengan keterpaksaan. Sebulan puasa udah kaya setahun lamanya. Pengennya cepet-cepet lebaran atau... bulannya tetap Ramadhan tapi ga pake yang namanya puasa. Lhoo ??

Kemudian sekarang, kenapa rasanya jadi berubah??, Ramadhan jadi sangat dirindukan hadirnya dan kepergiannya menjadi kepedihan. Yang terpikir cuma... kira-kira tahun depan masih punya kesempatan untuk ketemu lagi ga ya???? #meloww... >,<;

Semoga.... Allahumma aamin





Sabtu, 04 Agustus 2012

Cerita Tentang Bude


Sahur, dini hari jantungku berdegub membaca status facebook bu Fahriati… rasanya baru kemaren aku nanya sama mas Danu (Putra pertama bude)  tentang kondisi bude yang sedang dirawat di RSCM karena tetanus pada luka kankernya. Sudah seminggu lebih bude dirawat. Sampai selama itu aku udah punya niatan mau nengokin bude di rumah sakit. Tapi belum kesampaian niatnya, bude udah keburu berpulang ke Rahmatullah… di bulan baik ini 15 Ramadhan 1433 H 

إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعون

Sedih banget rasanya, beliau bukan anggota keluargaku, beliau juga bukan seorang ibu yang aku kenal sejak lama. Aku kenal beliau baru 2 tahun 8 bulan. Sosoknya sangat kukagumi karena kebaikannya, ketegarannya, kekuatannya dan kesabarannya dalam menghadapi sakitnya membuat pengalaman hidupnya cemerlang. Tak perlulah menang olimpiade atau menang kampanye pemilihan gubernur, atau menjadi profesor. Yang membuat pengalaman hidup seseorang gemilang dan menadi populer. Cukuplah menjadi teladan yang baik bagi keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Menjadi orang baik yang tulus… Dan semua tau ketulusan bukanlah topeng, tidak bisa dibuat-buat. Ketulusan itu dari hati.

Bude… akan selalu aku kenang sebagai orang yang baik. Kalau ingat saat-saat bersamanya dulu. Sering kujumpai cemilan di atas meja kerjaku tanpa kata, atau saat aku kurang sehat di kantor, beliau yang selalu ada menemani, hanya sekedar menanyakan kondisiku atau bahkan memijit kepala, tangan dan kakiku. Dan suatu hari di saat mengalaminya di kantor, beliau memijit kepalaku sampai aku tertidur. Dan ketika aku bangun beliau sudah tidak lagi di sebelahku. Lagi-lagi selalu pergi tanpa kata setelah memberi perhatiannya. Atau saat-saat dimana aku curcol masalah pekerjaan, keluarga dan apapun beliau selalu menjadi pendengar yang baik. Di sana… di mushola IHF tempat kita… Bude, sosoknya akan mudah aku jumpai di lorong setelah jam belajar usai. Beliau sibuk mencari anak-anak jemputannya, memanggil-manggil mereka untuk segera masuk ke dalam mobil APV biru dan mengantar mereka pulang ke rumahnya masing-masing.

Bude, seorang ibu yang jaraknya 20 tahun denganku telah menjadi sahabat buatku. Kini namanya tertulis pada sebuah nisan. Raganya tak lagi dapat kutemui di kantor, di dunia. Hanya doa yang bisa kupanjatkan untuknya.

   اللّهُمّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا. وَاعْفُ عَنْهَا

اَللَّهُمَّ هَذَهِ اَمَتُكَ وَبِنْتُ عَبْدَيْكَ , خَرَجَتْ مِنْ رَوْحِ الدُّنْيَا وَسَعَتِهَا , وَمَحْبُوْبِهَا وَأَحِبَّائِهَا فِيْهَا إِلَى ظُلْمَةِ الْقَبْرِ وَمَاهِيَ لاَقِيَتْهُ , كَانَتْ تَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ , وَأَنَّ مُحَمَّدً عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ , وَأَنْتَ أَعْلَمُ بِهَا مِنَّ
اَللَّهُمَّ إِنَّهَا نَزَلَتْ بِكَ وَأَنْتَ خَيْرُ مَنْزُوْلٍ بِهَا , وَأَصْبَحَتْ فَقِيْرَةً إِلَى رَحْمَتِكَ , وَأَنْتَ غَنِيٌّ عَنْ عَذَابِهَا , وَقَدْ جِئْنَاكَ رَاغِبِيْنَ إِلَيْكَ , شُفَعَاءَ لَهَا
اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَتْ مُحْسِنَةً فَزِدْ فِيْ إِحْسَانِهَا , وَإِنْ كَانَتْ مُسِيْئَةً فَتَجَاوَزَ عَنْهَا , وَلَقِّهَا ب, رَحْمَتِكَ رِضَاكَ , وَقِهَا فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابِهِ . وافْتَحْ لَهَا فِيْ قَبْرِهَا , وَجَافِ اْلأَرْضَ عَنْ جَنْبَيْهَا ، وَلَقِّهَا بِرَحْمَتِكَ اْلأَمْنَ مِنْ عَذَابِكَ حَتىَّ تَبْعَثَهَا إِلَى جَنَّتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ


Sosok bude pasti akan dirindukan murid-murid, semua orang yang pernah mengenalnya tak terkecuali aku. Selamat jalan bude... I'll miss u

I luv u bude Ida Kusumawati

Sabtu, 21 Juli 2012

Full HouseWife

Hari eksekusi itupun tiba. Tepatnya Jumat, 29 Juni 2012, aku resmi menyandang full housewife :).  Alhamdulillah...akhirnya semua rasa resah, gundah gulana itu lenyap sudah. Ihiiiirrrrr.
Sejak nonton dvd Motherhood-nya Uma Thurman aku sangat terinspirasi sekali untuk lebih banyak waktu di rumah. Mengurusi ini - itu segala tetek bengek pekerjaan rumah tangga, tapi tetep punya kegiatan di luar, sosialisasi itu juga penting, ya ga??, walaupun ga bekerja di kantoran kita harus tetep exist n gaul. Itu prinsipku. Dukungan suamiku yang 200%  inilah yang buat aku mantap untuk bekerja di rumah.

Rencanaku selanjutnya adalah mulai kembali membangkitkan mimpiku yang tampaknya sudah tertidur cukup lama. Setelah 2 tahun bertapa di Bandung nanti (ikut suami tugas belajar ---> rencana dadakan hadiah dari Allah) aku akan memulai dengan sebuah PAUD/TK yang sejak sepuluh taun lalu cuma bisa nongkrong di ujung otakku, menunggu giliran untuk direalisasikan. Hmm...
Lalu bagaimana untuk mengisi menjalani sisa 1 bulan ke depan ini sebelum hijrah ke Bandung. #Let's read it below


kondisi terakhir meja kerjaku sebelum ditinggalkan





teman-teman seperjuangan :D (will miz u galz)

Seperti disulap oleh Pak Tarno ko tiba beneran aku jadi full house wife, yeeaaaaaayyyyy #seperti baru tersadar. Saatnya belajar banyak tentang ilmu memasak, mengatur keuangan yang pastinya sumber penghasilan berkurang, belajar mengasuh anak (baca : anak kakak, anak orang, sebelum punya anak sendiri.red) karena hingga kini masih menunggu dengan tetep semangat. Ciaaaattttt ^^V

Dari banyak waktu untuk belajar menjadi fullmom sejati salah satunya addalaaah tetep exist di berbagai majlis-majlis ilmu. Mulai dari ngikutin pengajian rutin tiap ahad, ikut arisan di RT, mengajak ponakan jalan-jalan dan bermain sampe gabung dengan komunitas emak-emak muda gaul n cool yang namanya Komunitas Mama Talks.

Komunitas Mama Talks


Narsis bareng Isniar, Mama Talks' member

Alhamdulillah nambah ilmu, teman juga pengalaman tentunya. Menikmati sekali rasanya...
Setelah beberes rumah dan memasak menemani Sikla Haq Aulia Rahman (ponakan termembal) dan juga Mba Mima (Adik kecil terimut) adalah hal yang paling dinanti...

luv u both ^o*

Okeh... kini aku perkenalkan profil terbaruku dengan bangga.





NIK : 3201014406830xxx

Nama : Istainah Anggraeni

TTL : Jakarta, 4 Juni 1983

Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Dian Asri 2 Blok C 8/26


  RT/RW 003/015 Pabuaran Cibinong

Agama : Islam Status : Menikah
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga ;)

Kewarganegaraan : Indonesia








Oh.. indahnya :))




































































































Selasa, 19 Juni 2012

INTEGRITAS dan LOYALITAS

Apaan si integritas?? konon kata mbah Google yang sakti mandragade, integritas adalah bertindak konsisten or sesuai dengan kebijakan organisasi. Alias cucok dengan kode etik profesi, sekalipun dalam keadaan yang sulit must do it. Dengan kata lain, “satu kata satu perbuatan, seiya sekata”. Kurang lebih begono terjemahan bebas ala Istachan :p

Biasanya ni yang dituntut untuk memiliki inegritas tinggi adalah orang-orang yang terikat dimari -------------------> lembaga/instansi/perusahaan/organisasi, catet! hyiuu...
Padahal mah sebenarnya integritas dibutuhkan juga pada setiap diri kita. Dimana saja kita punya peran. Misalnya ni ya... peran kita sebagai anak ya...integritas kita buat orang tua, jadi istri ke suami, jadi murid ke guru, jadi karyawan ke perusahaan, jadi warga ke lingkungan sampe ke yang namanya sebuah negara. Semua dibutuhkan integritas or itu tadi, tindakan yg konsisten untuk sebuah kebijakan di lini-lini tersebut. keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat, perusahaan dan negara. Contohnya kawan, dalam sebuah keluarga pasti secara tersirat punya peraturan baku, tata tertib hal yang baik-baik untuk dilakukan dalam keluarga, hak juga kewajiban setiap penghuninya. Ga cuma sampai disitu teman,... dalam lingkungan warga terkecil or RT pasti juga ada peraturan2 yang berlaku mengenai pengurusan surat pindah, ijin numpang nikah, lapor warga baru de el el. Mau contoh dimanapun judulnya tetep sama. Pasti punya peraturan, kebijakan, hak dan kewajiban yang dipegang oleh orang-orang di dalamnya. Dan supaya semua berjalan dengan baik-baik saja dibutuhkan integritas dan loyalitas tadi. Begindang... ^,^v

Beeeuch... bahasannya. Semakin mengulas ini aku seperti orang yang sok tau. Biarlah...biar sama-sama kita belajar.
Tapi istilah ga ribetnya sebenernya integritas ya patuh terhadap ketentuan yang berlaku. Susye bener timbang mo ngomomg begitu. And then satu hal lagi setelahnya jika integritas sudah dinyatakan dalam perbuatan yaitu LOYALITAS.
Kalo yang satu ini ga pake njelimet-njelimet neranginnya, intinya si Setia. Kesetiaaan pada sesuatu dengan rasa cinta, sehingga dengan rasa -loyalitas-nya yang tinggi sesorang merasa ga perlu imbalan berarti dalam melakukan sesuatu itu untuk orang lain/tempat dia meletakan loyalitasnya. MANTAB !!

Bagaimana selanjutnya?
Udah ga usah pake basa basi lagi. Seseorang atau siapapun baiknya tidak saling menuntut untuk meminta  integritasnya tapi masing-masing sajalah untuk berupaya memiliki integritas yang mumpuni. Yakin setelahnya, kita tak akan perlu capek-capek meminta integritas dan loyalitas kepada seseorang karena itu akan menjadi bumerang juga buat kita. Bumerang kebaikan *,^. Eit jangan senang dulu. Tulisan ini belum ending. Buat orang tua, guru, kepala rumah tangga, gubernur, atasan di kantor (termasuk lho :)) dan presiden sekalipun jika tidak menemukan integritas dan loyalitas di luar sana dari mereka yang berada di bawah mereka, maka berkacalah pada sikap dan tindakan anda. Itu baru namanya adil. Siiiip

Kalau mau tau lebih dalemmmmm lagi tentang inegritas, ni oleh-oleh hasil browsing dari mbah Google. Yuk cermati bersama, bercermin bersama...

Indikator Perilaku:
1.      Memahami dan mengenali perilaku sesuai kode etik
  • Mengikuti kode etik profesi dan perusahaan.
  • Jujur dalam menggunakan dan mengelola sumber daya di dalam lingkup atau otoritasnya.
  • Meluangkan waktu untuk memastikan bahwa apa yang dilakukan itu tidak melanggar kode etik.
2.      Melakukan tindakan yang konsisten dengan nilai (values) dan keyakinannya
  • Melakukan tindakan yang konsisten dengan nilai dan keyakinan.
  • Berbicara tentang ketidaketisan meskipun hal itu akan menyakiti kolega atau teman dekat.
  • Jujur dalam berhubungan dengan pelanggan.
3.      Bertindak berdasarkan nilai (values) meskipun sulit untuk melakukan itu
  • Secara terbuka mengakui telah melakukan kesalahan.
  • Berterus terang walaupun dapat merusak hubungan baik.
4.      Bertindak berdasarkan nilai (values) walaupun ada resiko atau biaya yang cukup    besar
  • Mengambil tindakan atas perilaku orang lain yang tidak etis, meskipun ada resiko yang signifikan untuk diri sendiri dan pekerjaan.
  • Bersedia untuk mundur atau menarik produk/jasa karena praktek bisnis yang tidak etis.
  • Menentang orang-orang yang mempunyai kekuasaan demi menegakkan nilai (values).

Dan abis ini ni, abis baca tulisan di atas ni yuk bertindak nyata. Supaya kita lebih bijak. Orang bijak taat pajak #loh-loh gda hubungannya ne sama tulisan ini, wkwkwkwk :D.
Ga selamanya orang yang berada di "bawah" nothing, dan orang yang berada di "atas" something.
Kelak anda bukan hanya disegenin (#karena ga nyaman berada di dekat anda), tapi lebih lebay.com lagi. Ditakuti dan dijauhi.

Wallahualam bishawab.

Let's upgrade ourselves :))

Kamis, 14 Juni 2012

Allah is The Best Planner


Kenyataannya memang demikian, Allah berencana ini untuk kami.
Aku resign dari pekerjaan, sebenarnya hal ini sudah direncanakan sejak Januari 2012 karena alasan ingin lebih berkembang dan dinamis. Buat kami ini adalah sebuah rizki dan anugrah. Seperti mimpi-mimpi kami bersama. Dapat kembali menggali ilmu Allah, walaupun kesempatan itu hanya berlaku untuk dia sang 'Pemimpi' #baca : suamiku yang Oke :). Tapi buatku ini juga kesempatanku untuk memperkaya ilmu, menambah pengalaman, meluaskan jaringan dan hal-hal lain yang sekiranya kelak aku akan menjadi orang sibuk lagi #tapi nanti lebih sibuk di rumah hehe..., iya kan...iya dunk =D).

Tujuan selanjutnya adalah hengkang atawa pindahan dari Cibinong, lokasi tempat tinggal kami sekarang menuju Bandung dan menetap kurang lebih 2 tahun di sana. Itu rencana yang sudah ada di depan mata. Mr. Hendrakun mendapat kesempatan melanjutkan studi magisternya di Institut Teknologi Bandung non-biaya, ga bayar, beasiswa free alias gretong. Alhamdulillah......
Keyakinan itu sudah kami kantongi sejak dia yang namanya Oke Hendra suamiku mulai mengikuti seleksinya, melegalisir ijazah sampai ke Tasikmalaya, bolak balik dengan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi mengusahakan ijazah versi English #tepok jidat mata melotot.

Semua dijalani dengan optimis, ikhtiar maksimal dan selalu mengharap ridhoNya. Inilah kami punya cerita. Masih banyak mimpi yang belum terwujud.
Tapi untuk saat ini apapun yang Allah telah beri pada kami, bersyukur adalah hal sepantasnya yang harus kami persembahkan padaNya.

And Allah is the best planner
Alhamdulillah :')

Selasa, 05 Juni 2012

Copas : Blog MyLuvly Oke Hendra-kun :')

Senin, 04 Juni 2012


MILAD KE-29 MYLOVELY WIFE

Alhamdulillah hari ini tepat 29 tahun usia dia, Istainah Anggraini... Istriku tercinta, di usia yang sudah dapat dikatakan matang ini, banyak sekali harapan yang terpatri dihati untuknya dan tentu saja doa terbaik baginya agar senantiasa diberikan keberkahan umur dan kebaikan dalam segala hal.

Setelah mengikuti kegiatan rutin lingkaran besar, sambil menunggu detik peralihan waktu menurut hitungan matahari, akhirnya dengan sepenuh jiwa menyampaikan doa tulus untuknya dihari ke 29 usianya meski dirinya "mungkin" tidak menyadari karena kelelahan yang menggelayuti fisiknya yang kurang tidur karena kepadatan aktifitas sehari sebelumnya. Tapi tak mengapa ... aku tetap bahagia dihari ini.

Barokillah fi umriki ya zawji ... Insya Allah.
I Love U



(#Diam tanpa kata, haru biru. Thank's a lot Dear, 
I Love U Too)

Jumat, 11 Mei 2012

Unidentified Season

Berminggu-minggu hujan turun dengan cukup rapi.
Artinya dia turun seperti sudah punya planning (yup planning Allah SWT)
Sore dia datang, menemaniku setiap pulang kerja.
Malam cuma mendung (walau ga keliatan mendung apa ga)
Pagi seolah mengabarkan hari ini cerah,
tapi sorenya...waw...hujan deras bangeudd.

Aku si selalu menikmati keadaannya.
Cukuplah "Allahumma shoyiban nafi'an".
Semoga berkah, semoga walau deras sederas derasnya mengguyur
tidak menimbulkan bencana.
Malah membawa manfaat.
(Bijak sekali kata-kataku ini :p).

Hujan itu buatku memiliki banyak arti.
Kalau hujan gerimis di pagi hari itu sangat romantis.
Bayanganku tentang itu selalu ada dua manusia yang sedang bersuka-sukaan
sepayung berdua. Dan hanya sosok-sosoknya saja dari belakang yang tampak terlihat. Saling tersenyum,
sang wanita menyandarkan bahunya pada pria di sampingnya. Mereka berdua seperti sedang menatap masa depan yang terang, indah dan gemilang. #lebay.or.id
# :( aku belom pernah sepayung berdua dengan dia..dia..dia yang paling OKE, Oke Hendra, yang ada... semotor berdua ujan-ujanan sampe keminum aer ujan)

Kalau ujannya siang-siang itu artinya ketenangan, damai, peace...
karena orang-orang pengennya di rumah, ga keluar.
Ga pengen basah, pengennya ngebasahin kaki (cuci kaki) terus molorr.
Siang-siang hujan enaknya istirahat. Hari akan jadi berasa lama dan panjang.
Dan pasti di luar juga sepi dari aktivitas.
Kebanyakan orang akan berpikiran sama. Mengakhiri hari berhujan itu dengan tidur siang yang tenang.
Akhirnya dunia aman dan damai sentosa.

Hujan sore, adalah hujan yang paling aku suka.
hujan sore hujan penuh irama.
hujan yang paling ramah, biasanya (analisis pribadi yang ga jelas, weww :p)
Hadirnya menemani manusia-manusia yang rindu kembali pulang ke rumah setelah sibuk bekerja.
Hadirnya juga tidak sendiri. Ada payung warna-warni disana sini.
Ada juga irama kaki-kaki. Tercipta dari decakkan antara sendal jepit dan genangan air.
Antara sepatu boot, pantopel, kets, crocs dan juga nyeker, si kaki telanjang dengan genangan air.
Irama itu hanya aku yang bisa menikmatinya.
Pakaian-pakaian yang serba basah dan kaca-kaca angkot yang berembun.
Warung yang tiba-tiba penuh, warnet, ruko, tukang tambal ban, bank, kantor pos, indomaret,
tukang bakso pinggir jalan. Sesak. Mereka bisa saja mampir karena dari pada pulang berhujan-hujan.
Atau...hanya sekedar numpang berteduh di depan terasnya. Berjejalan dengan yang lain.
Mencoba berbagi atap untuk bereduh #Gue suka banged pemandangan itu.
Belum lagi mereka yang berlari-lari kecil tanpa payung yang mencari tempat berteduh, atau berlari dengan selembar 2 lembar koran mencoba menutupi kepala, dengan selembar daun pisang, dengan plastik-plastik kresek menutupi kepala seperti topi.
Seketika sore yang hujan jadi gegap gempita. Berisiknya suasana hujan sore jadi indah.

Hujan malam-malam...hujan yang menggelisahkan.
Gelisah karena jika turunnya deras, banyak kekhawatiran di sana.
Atap yang bocor, anak-anak bayi yang jadi rewel karena auranya suram.
Gelisah banget tak menentu, bagi daerahnya yang rawan banjir.
Gelisah resah, malam yang dingin berasa gerah, takut longsor bagi yang daerahnya rawan longsor.
Hujan deras malam-malam membuat malam makin mencekam.
Membuat jiwa-jiwa makin gelisah hatinya. Membuat banyak mata susah berpejam.
Dan berakhir dengan subuh yang kesiangan. Pasalnya mata baru bisa terpejam di last minute menjelang subuh. Di saat hujan tinggal sisa-sisanya.

Hujan gerimis...
Gerimislah hujan yang menurutku hujan yang menyeramkan dan misterius.
Turun rintik-rintik tanpa suara. Seperti pencuri yang mengendap-endap.
Apakah datang di pagi, siang, sore maupun malam hari tetap bagiku tidak melenakan.
Makna gerimis ambigu... yang lebih banyak aku rasakan ketika gerimis mengundang adalah kesedihan menjamah. Seperti cerita anak balita yang ditinggal ibunya ketika gerimis turun malam-malam.
Atau seperti cerita ibu tua renta sebatangkara yang hidup di jalanan, sedang dijemput maut dalam kesunyian dan kesendirian.Pilu sekali...Hiks...hiks...

Thanks to Allah SWT yg telah menurunkan hujan dengan manfaat yg dibawanya.
Aku akan tetap menyukaimu selalu. Kutunggu kau bersama dia didepan jendela setiap sore.
Di bulan Agustus sampai April... kutunggu sampai aku tak sanggup menatap dunia.
Kutunggu... kau datang nanti sore... :)






Rabu, 29 Februari 2012

Antara Cibinong dan Curug

Pengalaman itu membunuhku
Mematahkan logika dan akal.
Menyangkal seribu alasan
Meresapkan keresahan jiwaku

Huwaaaaa :'(
My Mr.Hendrakun... aku lupa setahun lalu aku pernah ke Tangerang.
Tapi tak kusangka engkau menjelajah lebih dari yang aku tau dan pikirkan
tentang......
Betapa jauhnya tempatmu mengais rezeki.
Jauuh...bahkan jauuuuuuuuuuuuuuuuuuh sekali.

Sejauh kuda besimu berlari sewaktu bersamaku
tak terasa air mata meleleh...
Terbayang sehari-harinya ia melewati banyak waktu dan tempat.
Rasanya jejak-jejak ban motormu sudah terpatri abadi di setiap susuran jalannya.
Apakah hujan yang turun atau cuma mendung menggelayut
Tetap saja begitu

Tidak mengurangi jarak,
tidak mengurangi waktu
Tidak juga mengurangi lelahmu
juga tidak mengurangi besarnya cintaku



Senin, 13 Februari 2012

Alone Again :(

Bersiap lagi...
He says good bye for about a week leave me... meet a moment and then go and back to me after a week.
Separuh jiwaku pergi #Anangbanget

Tidak apa jika demi menambah ilmu dan pengalaman.
Sekarang mulai terbiasa. Tidak seperti beberapa bulan lalu, beberapa kali kepergian selalu dibarengi dengan tears...hiks..hiks..

Lalu, lalu, lalu???
yang terjadi selanjutnya adalah menunggu... bermalam-malam dengan sepi.
Tidak ada malam dengan rambut singa :p, tidak ada pagi yang ribet, tidak ada penantian di sore hari.
i'm sorry to say this beib,...i hate this :(

My Unlikevegetable Man,... i'm gonna miss u so much
Walaupun suka ngenet berjam-jam dengan myquran.org
Walaupun suka ga mandi sore (hamdalah sekarang udah sering mandi sore :))
Walaupun susah dibangunin pagi
Walaupun susah diajak tidur malam
Walaupun, walaupun dan walaupun tetap aja, adanya selalu lebih bermakna,
selalu lebih berwarna, lebih dan lebih...


Rabu, 08 Februari 2012

This Is It....

Go Green Istachan
Akhirnya....kami berlibur bersama, walaupun bukan di musim liburan.
Hee...makanya judul blognya This Is It =
Jalan-jalan berdua,mensyukuri apapun yang Allah berikan saat ini. Belum ada buntut eh...'anugerah terindah'
tiap ada kesempatan dan uang pastinya... jalan-jalan emang paling hassek :)
Kalo picture di atas bener-bener ambil timing tanggal 5 Februari ;),kira-kira namanya adalah Syukuran Setahun Kau dan Aku Bersama #halah...


2gether
myluvlyKake


Pokoknya unforgetable moment dah...
Pada intinya adalah...


#tengadah tangan sambil berdo'a :

Ya Allah berikan keluarga kecil kami ini kesehatan, kelapangan rizki dan keberkahannya, berikan petunjukmMu kepada kami agar kami selalu berada dalam keridhoanMu...amin. Wish we always together forever and never be apart.





Jumat, 03 Februari 2012

#hopingsmile

2gether4ever

Want to knowwww.....
Inilah kami, sedang menunggu 48 jam menuju kilasan balik Kisah Klasik untuk Masa Depan.
Alright... 5 Februari 2011. 

2 days more
'Cekidot' next


Selasa, 24 Januari 2012

Now.... What?

What's wrong with me?
Wadoh... semangat kerja beberapa minggu ini udah setengah jiwa.
Udah ngeblank... ngehang
Seperti ga menjejak di kantor. Padahal raga udah jelas-jelas nyampe ruang kesekretariatan #tempatkungetem
Fuih...bener dah. Keinginanku buat terus nambah ilmu dan pengalaman di sini udah berangsur-angsur memudar, melemah, mengecil, menghilang.
Aku sudah di ambang kebimbangan...
Sepertinya sudah saatnya merealisasikan mimpi.
Mendirikan TK/PAUD sendiri. Seperti cita-cita yang tertulis di Highest Achievment kami #istachandanhendrakun
Kalau saja bisa kumulai dari bulan 2 di tahun ini,dimana setahun kami bersama-sama sejak 5 Februari 2011,aku akan lepas sebagai Staf Pelatihan dan SBB.

Pertimbangannya adalah banyak hal.
Entahlah, aku merasa di sini mentog. Seperti ga ada keahlian lain.
Padahal aku bisa menulis, menyanyi, memasak, mencuci (eh..bukan itu si maksudnya).
I mean, aku bisa melakukan dan mengerjakan sesuatu lebih dari yang 'aku diamanahi sekarang'.
Sehingga aku bisa mengeksplor kemampuanku, meningkatkan lagi dayaku, menggemilangkan kinerjaku. Hey... aku pribadi yang dinamis lho. 
Aku merasa kejenuhan sudah di titik puncak. Merasa stagnan. Statis. 
Hufffft...bagaimana niii...hiks..hiks..huwaaaa.... ;(

Sebernarnya keputusan resign sudah final...tinggal eksekusi hari H nya aja.
Tapi apa boleh buat, kontrak kerja berkata lain. Aku terpaksa harus bertahan ada di sini sampai 5 bulan kedepan. Juni 2012. 

Kenyataan tinggal kenyataan. Pahit memang #ngomongapasiaku? :p

Sepertinya semangat ini harus kusimpan sejenak.
Menunggu ia seperti bola salju. Jika nanti waktunya telah tiba kuharap ia akan semakin kuat, besar dan berkeyakinan penuh dan menggelinding penuh menantang.

Dan pada waktunya yang tepat.
Tadaaaaaaa.......

Punya TK/PAUD, Weiizz
That's our project
And we hope that the other expectation of us will be reached :
-The baby -
Insya Allah
:D

Kamis, 05 Januari 2012

PENGEMBANGAN DIRI (Ciee...)

Setiap kita pasti butuh meng-update diri.
Jaman sekarang itu tidak seperti jaman orang tua kita muda.
Teknologi berkembang kian pesat .
Dulu jika fase anak – anak sampai fase dewasa di era orang tua kita hanya dilalui sekali perkembangan teknologi. Kalau sekarang, hanya 1 fase yg sedang kita alami dalam kehidupan, bisa melewati 2 – 3 kali perkembangan teknologi  Misalnya waktu aku remaja sampai dewasa, hp berbagai model, merk dan harga berganti2 tanpa pernah aku bisa menjangkaunya…(yaeyyalaa..h, jaman itu hp walopun udh menjamur tetep masih barang mewah)
#ngomomg apa si aku sok-sok high-tech gini

Kembali ke pengembangan diri.
Keinginanku jangka pendek saat ini adalah kembali mengajar.
Karena dulu aktivitasku adalah ngajar. …tapi itu dulu. Hiks..hiks..
Aku pernah ngajar TPA, TK, SD, Bimbel saampe Privat
Duniaku dulu (sekali lagi dulu) dekat sekali dengan kata-kata mengajar dan guru.
Teman dekatku guru, sahabatku guru, tanteku guru dan juga calon suamiku guru  (mean : suamiku sekarang).

Dengan menjadi guru aku merasa jiwa dan ragaku berkembang (nah..nah..mulai lebay dah).
Karena sesungguhnya aku suka sekali mengajar. Entahlah…
Aku rasa cita-cita terakhirku dalam karir pekerjaanku adalah menjadi seorang guru.
#berdoa : Allah, Realize, please…

Dengan mengajar aku merasa sel-sel tubuhku aktif memperbaharui diri.
Jantungku berdetak koheren, langkahku mengayun mantap, senyumku merekah mengembang,
Jiwaku bangkit dari hibernasinya, mataku berbinar menyala,…
Olala…imajinasiku sudah tumpah.

Aku ingin sekali berkembang.
Aktualisasi diri seperti yang pernah aku bilang.
Kalo aku bisa berkarya lebih baik kenapa harus bertahan pada satu titik
alis mandek bin stagnan.
Masalah pendidikan ga jadi soal kalo kita kepebel (tulisan english-nya capable gitu)
kenapa ga...? ya ga sob??

Dan sewaktu-waktu...aku juga ingin melanjutkan studi.
Semangat \(^o^)/ yeay...!

Aku ingin seperti bunga yang mengembang (haasseek…)
Tapi tak apa untuk saat ini. Sepertinya yang berkembang adalah malah secara fisik.
Yup aku merasa diriku mulai berkembang menebal dan melebar…
Berat badanku naik 3 kilo man… hihi… :D


Kamis, 29 Desember 2011

Antara Aku, Pendekar Pemanah Rajawali dan myquran.org

Sebenarnya kisah ini udah 'the end', dan pemenangnya adalah seri antara aku dan Pendekar Pemanah Rajawali :)
Begitulah kiranya...dapat dimaklumi karena hobi adalah kesukaan yang mendarah daging.
Walaupun sebenarnya aku adalah pemenag sesungguhnya, Hahaha....#tertawapenuhkemenangan

Alasannya adalah dalam sehari ada 24 jam dan Pendekar Pemanah Rajawali nongol hanya 1 jam. Jadi logikanya 23 jam aku yang lebih menguasai tak peduli ratusan jurus Yo Kang campur Que Cheng dikombinasikan dengan jurus legendaris dari Bocah Tua Nakal, toh mereka hanya bertahan 1 jam saja.....

Lalu,...jika dengan myquran.org, memang kuakui sebelumnya aku kalah telak darinya. Dia dengan perkasanya menguasai primetime-ku di waktu-waktu weekend, beraninya dia menyerang di titik itu, bah !
Memang dahsyat, dia memakai strategi yang sangat jitu hingga aku tak berkutik (kaya sandiwara radio jaman dulu ya *,*)

Dan demi mengalahkan myquran.org aku singkirkan dengan tangisan Nobita.
Karena aku sudah kesal bin kelabakan, kecewa amburadul (bahasa apa itu kecewa amburadul? rasanya belum pernah dengar...hmmm...apa kujadikan trendsetter ya? kaya 'alhamdulillah yaa'-nya Syahrini,hehe..)

Akhirnya sampai detik ini aku masih memegang sabuk kemenangan dari myquran.org.

Dan berakhirlah cerita petualangan Antara 
Aku,
Pendekar Pemanah Rajawali 
dan
myquran.org

Taukah kawan hikmah apa yang dapat dipetik dari kisah ini??
Ya...absolutely bahwa.... saling bicara, bertatap, bersenda gurau dengan pasangan adalah the golden time yang jika kita melewatinya berarti hilang kesempatan di hari itu dan tak akan kembali. Padahal dengan begitu banyak sekali manfaat yang kita dapati selain mempererat tali kasih di antara keduanya.
Bukan begitu sob???

Semoga kemenanganku hari ini untuk sekarang dan selamanya... lalala....love song... #happyhearth

Berartinya Dirimu (dibuka link-nya ya.... ;)

Minggu, 25 Desember 2011

Motherhood

Inspirasinya adalah ketika seorang Uma Thurman yang penulis memantapkan hati untuk fokus mengurus rumah tangga. Dua orang anak dan suami yang penulis sekaligus pecinta buku.
Mmhh...menarik...

Dan bagian dari melodrama-nya adalah ketika sang suami rela menjual buku langka yang legendaris demi membeli sebuat alat mesin pencuci piring, dengan harapan sang istri sedikit punya waktu lebih untuk kembali ke dunianya menjadi seorang penulis...what a beautiful story....

Jadi inget waktu aku sakit berhari-hari, tau-tau suami membelikan mesin cuci,katanya buat bantu aku supaya ga terlalu lelah bekerja plus ngurus rumah tangga. Akhirnya mesin cuci jadi partnerku yang setia dalam urusan cuci mencuci baju. What a wonderfull world #lebay hehe...

so...

Motherhood,
sejatinya seorang wanita.
Pun ketika dia menjadi seorang istri, ibu dari putra/i-nya sekaligus wanita karir kewajiban mengurus rumah tangga adalah tanggung jawabnya yang utama dan purna...
Dan aku...
hanya berusaha dan terus berusaha
seperti Uma Thurman, aku juga suka menulis #walaupun menulis hal aneh dan ga penting :p#
aku juga suka mengajar....and that's my world.
Lebih dari 6 tahun aku ga mengajar...rasanya seperti orang yang kehausan.
#saatnya aktualisasi diri#

 motherhood

'Menjadi Istainah yang seorang ibu rumah tangga juga guru'...oh indahnya kata-kata yang kurangkai itu.
Jadi esensi dari tulisan ini mmh...apa ya?
Yang jelas....
Menjadi ibu dengan tugas dan tanggung jawabnya harus tetap menjadi ibu juga dirinya sendiri.
Jadi jika kamu suka menulis, tetaplah jadi ibu yang juga penulis.
ketika kamu senang mengajar, tetaplah menjadi ibu yang juga seorang guru. Aktualisasi diri cuy,...
terlebih bisa menghasilkan.
Suami senang, orang tua bangga, mertuapun bahagia...hehe....